fbpx
banner

Vollebak Ciptakan ‘Full Metal Jacket’ Anti COVID-19

18 Juni 2020 | Gaya Hidup
Vollebak Full Metal Jacket

Sebuah perusahaan pakaian membuat jaket ‘anti penyakit’ pertama yang diklaim dapat membunuh serangga dan virus seperti COVID-19.

Jaket seharga Rp 16 juta itu terbuat dari tembaga. Pembuat jaket tersebut mengklaim bahwa tembaga merupakan logam ‘biostatik’ yang bisa membunuh bakteri dan virus ketika bersentuhan.

Benang tembaga yang digunakan oleh brand Vollebak itu membuat 65 persen dari jaket tersebut bersifat ‘anti penyakit’.

“Ketika kita memasuki era baru dari pandemi ini, pemanasan global, kebakaran dan banjir terjadi di seluruh negara, kita kurang siap untuk perubahan yang sangat cepat ini,” tutur salah satu pendiri Vollebak, Steve Tidball dilansir dari Metro, news.

Ia mengatakan, semua orang harus beradaptasi. Mulai dari perencanaan darurat dan infrastruktur, hingga arsitektur serta pakaian.

“Maka dari itu, kami mendesain pakaian untuk masa depan. ‘Anti penyakit’ akan menjadi syarat sebuah pakaian di masa depan. Itulah mengapa, kami mulai menggunakan tembaga”.

Selain biostatik, tembaga juga memiliki sifat antimikroba yang membuat bakteri maupun virus tak berkutik. Tembaga melepaskan energi bermuatan listrik, sehingga mikroba sulit bernafas.

Baca Juga:  Thavita Meretas Jarak dan Menyapa Lewat Video Musik "Apa Kabar"

Ini dapat mencegah resisten mikroba di masa depan. Jaket ini telah ditunjukkan pada badan penelitian dan menjadi perhatian mengenai COVID-19.