fbpx
banner

Texpack Rilis EP ‘Courageous’

18 Agustus 2020 | Musik
Texpack Rilis EP 'Courageous'

Segalanya sederhana saja, dua anak muda SMA 7 di kota Bogor yang suka menonton The Kuda manggung, menyimak Reid Voltus, band indie rock esensial dari kota mereka, dimana gitarisnya juga gitaris The Kuda. Kemudian mereka berkunjung ke rumah Adipati yang lumayan jauh, di Ciawi, dekat Gadog, untuk memamerkan video musik The Kuda yang baru setengah jadi. Alih-alih, Pati malah bilang akan bikin video musik sendiri saja, via windows maker, yang mana Dimas dan Afnan sedikit kecele,
rasanya seperti makalah ditolak guru mereka. “Jauh pula rumahnya hahaha,” ujar Afnan sambil tertawa.

Tapi tak akan ada Texpack jika tak ada wejangan dari Pati. “Lebih baik kalian bikin band proto punk dah!” kata Pati sambil mencekoki laptop Afnan dengan mp3 band-band proto punk kegemarannya. Kebetulan Dimas dan Afnan, masing-masing punya band punk. Tapi alih-alih proto punk, mereka justru membuat band indierock bernama Texpack. Idam, gitaris The Kuda dan juga Reid Voltus juga salah satu yang menyemangati mereka untuk Texpack.

Dan bermodal nekat, mereka merilis album mini EP dalam format kaset, dirilis oleh dua label Bogor, Trogmanon Records dan Hujan Rekords. Mereka menjadi salah satu band menarik dari skena Bogor, yang sudah dikenal dengan band-band, label-labelnya, gigs-gigs-nya, yang menjadi satu ekosistem yang hidup. Album mini itu berjudul Courageous, dirilis tahun 2016.

Baca Juga:  Lewat Resso, TikTok Bakal Saingi Spotify

Gegara kaset ini juga, Anoa Records kepincut dengan Texpack. Band indierock dengan songwriting yang bagus ketika itu belumlah banyak, mungkin baru Barefood atau Somnyfera. Kelima lagu yang ada di EP dipenuhi oleh licks dan hooks, isian gitar yang tidak membosankan. Direkam di sebuah studio di bilangan Duren Tiga, Jakarta Selatan, di sela-sela kuliah yang dijalani Dimas (bas vokal), Afnan (gitar), Alfian (lead gitar) dan Iqbal (drum). Studio itu milik Oyob, seorang engineer berbakat dan kesayangan skena Jakarta saat ini.

“Wasted” menjadi single utama dari album mini ini. Lagu berdurasi 2 menit 15 detik ini bercerita tentang usaha mereka dalam merespon pola perilaku manusia di ruang lingkup kehidupan sehari-hari yang semakin terasa aneh. “Inspirasinya datang dari pola interaksi yang semakin hari semakin tidak
karuan tanpa kontrol sosial dan mengarah ke sick society, dari situ kita coba buat ngerespon keadaan tersebut dalam bentuk lagu” kata Dimas.

Baca Juga:  'Pieces That Fit' Album Kolaborasi Bottlesmoker dan Stars and Rabbit

Setelah merilis album penuh perdana Texpack, Spin Your Wheels, Anoa Records merilis ulang album mini Courageous EP di berbagai kanal musik dan bandcamp. Selang empat tahun sejak kaset itu dirilis, Courageous EP adalah momen para personil Texpack untuk bersenang-senang dengan musik yang mereka sukai, dan hasilnya masih disukai sampai saat ini.