fbpx
banner

Terdampak Pandemi, Pendapatan Iklan dari YouTube Menurun

17 Agustus 2020 | Gaya Hidup
YouTube

Meskipun kebutuhan layanan streaming meningkat di tengah pandemi, sumber penting pendapatan YouTube ikut terdampak. Perusahaan layanan berbagi video asal Amerika Serikat ini mencatat pendapatan iklan melambat menjadi US$3,8 miliar atau setara Rp55,92 triliun pada kuartal kedua tahun ini akibat bisnis iklan menurun.

Pendapatan iklan YouTube itu turun sedikit dibandingkan kuartal I/2020 yang memperoleh lebih dari US$4 miliar. Namun, pendapatan itu lebih tinggi dibandingkan saat Youtube menghasilkan US$3,6 miliar pada kuartal II/2019. Kondisi ini menunjukkan, YouTube tumbuh cepat meskipun situasi global berdampak pada penjualan iklan serta permintaan konsumen terhadap barang dan jasa.

Chief Financial Officer (CFO) Alphabet Inc. Ruth Porat mengatakan, meskipun melambat, bisnis sebenarnya kembali tumbuh setelah pasar iklan turun pada pertengahan Maret. Pada kuartal kedua ini terlihat adanya peningkatan bisnis iklan secara bertahap karena peningkatan lebih jauh akan terjadi pada Juli tahun ini.

YouTube adalah cabang layanan dari Google LLC. Adapun Google LLC adalah anak perusahaan Alphabet Inc.

Baca Juga:  Vollebak Ciptakan 'Full Metal Jacket' Anti COVID-19

”Para analis melihat peningkatan pendapatan kuartal YouTube dari tahun ke tahun didorong oleh pertumbuhan iklan tanggapan langsung yang substansial, diimbangi oleh penurunan terus menerus dari iklan bermerek, meskipun iklan bermerek mulai meningkat pada akhir kuartal,” kata Porat, yang juga  CFO Google, dikutip dari Billboard, Jakarta, Selasa (4/8/2020).

Iklan tanggapan langsung adalah iklan yang membuat audiens mengambil tindakan setelah melihat iklan. Sementara itu, iklan bermerek (brand) adalah iklan untuk membangun merek suatu produk.

Terlepas dari melandainya pendapatan iklan YouTube pada kuartal ini, pengamat melihat YouTube akan mencatat rekor pendapatan iklan baru pada tahun ini meskipun pandemi tengah berlangsung. Laporan pendapatan iklan YouTube dari Alphabet Inc. menunjukkan tren peningkatan secara konsisten.

YouTube memperoleh pendapatan iklan sebesar US$8,1 miliar pada 2017 dan naik menjadi US$11,1 miliar pada 2018. Jumlah itu tumbuh menjadi US$15,1 miliar pada 2019.

Pada Februari 2020, Alphabet Inc. melaporkan, penawaran sejumlah layanan berlangganan, termasuk YouTube Music dan Youtube TV, memiliki annual run rate atau perkiraan pendapatan tahunan sebesar US$3 miliar. Youtube TV, misalnya, telah memiliki lebih dari 2 juta pelanggan. Namun, Alphabet Inc. tidak melaporkan perkembangan layanan berlangganan tersebut pada kuartal kedua.

Baca Juga:  Pameran Universo Ferrari Dibuka Hari Ini

Secara keseluruhan, pendapatan Alphabet Inc. sebesar US$38,3 miliar pada kuartal II/2020. Jumlah ini turun dibandingkan pendapatan sebesar US$41,1 miliar pada kuartal sebelumnya pada tahun yang sama dan sebesar US$38,9 miliar pada kuartal II/2019.