fbpx
banner

Smart Watch, Trend di Kalangan Anak dan Kebutuhan Orang Tua

24 Desember 2019 | Gaya Hidup

Satu tahun lalu, Erni, seorang Ibu yang juga bekerja sebagai karyawan swasta di Ibukota membelikan putrinya yang berusia 5 tahun hadiah sebelum hari pertama anak itu belajar di taman kanak-kanak. Hadiah yang diberikan adalah smart watch yang bisa mengirimkan lokasi anaknya ke ponselnya secara real time dan bisa melakukan panggilan dua arah. Dengan kata lain, smart watch berfungsi seperti gelang pelacak.

“Sebagai karyawan yang harus pergi bekerja di pagi hari dan pulang malam hari, saya tetap menginginkan komunikasi dengan anak, dan ingin mengetahui keberadaannya setiap saat meskipun tidak berada di sampingnya” ujar Erni. Smart watch di pergelangan tangan putrinya akan menawarkan ketenangan pikiran, dia percaya. Namun, ternyata, taman kanak-kanak melarang siswa mengenakan smart watch.

Pada tahun 2019, di dunia diketahui lebih dari 20 juta anak-anak diberikan smart watch oleh orang tuanya. Kekhawatiran orang tua terhadap keselamatan anak-anak mereka telah membuka pasar khusus untuk smart watch khusus anak. Dengan berfokus pada menenangkan kecemasan mereka, vendor global peolopr jam tangan telepon anak telah berhasil mengamankan pangsa pasar yang cukup besar meskipun ada persaingan ketat dari raksasa teknologi asing.

Munculnya pasar untuk smart watch anak-anak memunculkan imoo, sebuah perusahaan yang berfokus pada teknologi khusus anak. Merek imoo ini mulai merambah pasar Asia Tenggara, hingga menjadi pesaing lokal Apple terbesar di pasar jam tangan melebihi merek terkenal seperti Huawei dan Xiaomi.

Baca Juga:  5 Kesalahan Yang Dilakukan Oleh Para Fresh Graduate ketika Wawancara

Secara global, merek imoo menguasai 9,2% pasar smart watch dalam tiga bulan pertama tahun 2019, tertinggal di belakang Apple dan Samsung, menurut perusahaan riset pemasaran teknologi Counterpoint.

Untuk apa smart watch sebenarnya?

Smart watch imoo Watch Phone memungkinkan anak melakukan panggilan kepada orang tua mereka, melacak lokasi, berfoto selfie, dengan pengaturan parent control.

Fungsi serupa banyak ditiru dalam produk-produk yang dibuat oleh sebagian besar produsen kecil  Tiongkok lainnya, seringkali dengan harga yang sangat murah dan kualitas yang tidak terjamin. Tetapi imoo memiliki keunggulan unik —fungsi add friends yang memungkinkan pengguna menambahkan teman ke daftar kontak mereka dengan menempatkan smart watch di samping satu sama lain lalu dapat melakukan panggilan dan juga voice chat. Ini adalah fitur yang eksklusif yang tidak dimiliki oleh merek lain.

“Orang tua tidak ingin anak-anak mereka menggunakan smartphone karena takut akan informasi yang tidak sehat dan permainan yang membuat kecanduan,” kata Erni. “Itulah sebabnya semakin banyak keluarga beralih ke smart watch”

Pada tahun 2019 orang tua di Indonesia memutuskan bahwa smart watch adalah aksesoris yang harus dimiliki untuk anak-anak mereka. Pertumbuhan penjualan telah meruncing sejak itu, imoo yang menjadi pelopor produk smart watch untuk anak dengan cepat di kenal seantero negeri. 

Baca Juga:  TikTok dan Mobile Legends Diblokir di India

Tetapi vendor smart watch ini yakin bahwa mereka akan dapat membuat kemajuan di pasar ini. Produk-produk yang dapat dikenalkan ini, menurut Suyanti Branding Director imoo Indonesia), masih merupakan produk dari “tuntutan keras” untuk keluarga perkotaan.

Inilah intinya — anak-anak memiliki smart watch spesifik yang disesuaikan dengan usia mereka, dan ketika model baru diluncurkan, wajar bagi banyak orang tua dan anak-anak untuk mengambil gadget baru. Dan seperti halnya ponsel, ada aturan tentang bagaimana mereka dapat digunakan di sekolah. Beberapa administrator sekolah melihatnya sebagai gangguan di kelas. Di banyak sekolah, siswa dilarang memakai smart watch.

“Sekolahnya melarang penggunaan smart watch di sekolah,” kata Erni. Sebagai seorang ibu pekerja, Erni sangat menyayangkan aturan ini. Dengan smart watch yang digunakan oleh anak, dapat memberikan rasa tenang ketika orang tua tidak berada dekat dengan anak. Oleh karena itu, Erni mengajak orang tua lain memberikan pemahaman kepada pihak sekolah bahwa smart watch imoo Watch Phone yang digunakan anaknya memiliki fitur class mode  yang diatur melalui aplikasi di ponsel orang tua sehingga penggunaannya tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Erni mengaku merasa tenang jika anaknya mengenakan smart watch ketika berada di sekolah maupun di luar sekolah.