fbpx
banner

Sepatu Lokal Terpopuler di Era Orde Baru

12 Januari 2020 | Gaya Hidup

Ditengah perkembangan zaman, cukup banyak simbol-simbol yang pernah ada dan tetap dikenang hingga saat ini. Salah satunya adalah di dunia fashion, termasuk didalamnya adalah sepatu.

Kami merangkum deretan sepatu yang merajai pasar lokal di Indonesia di zamannya, dimana saat ini beberapa merk sepatu ini sudah mulai ditinggalkan oleh anak muda.

Warrior

Bentuk dan bahan canvas yang melekat pada sepatu Warrior mirip dengan Converse All Star. Apalagi keduanya sama-sama memiliki peran tersendiri bagi pendidikan Indonesia.

Masih terasa hangat diingatan ketika guru konseling tidak akan segan melakukan razia pada sepatu siswa selain dari jenis Warrior. Namun popularitas Warrior dan Converse berada pada rentan waktu yang berbeda.

Kawula muda era 1960 hingga 1980 lebih dekat dengan Warrior. Sedangkan anak gaul di awal milenium hingga kini begitu percaya diri ketika mengenakan Converse. Padahal Warrior sudah ada sejak tahun 1930 ketika perusahaan Shanghai Huayi asal Tiongkok memproduksinya untuk keperluan olahraga.

Perbedaan keduanya sangat jelas karena Warrior memiliki keunggulan ekonomis. Dulu harganya sekitar Rp35.000 namun sekarang berkisar antara Rp125.000 hingga Rp185.000. Kini Warrior kembali dicari para pemburu sepatu untuk sekadar bernostalgia.

Dragonfly

Three Stripes tapi bukan Adidas. Itulah Dragonfly. Putih cemerlang dengan tiga garis berwarna biru dan merah menjadi padanan elegan bernuansa klasik.

Baca Juga:  Jelang Mid-Year, Lazada Banting Harga

Dragonfly lebih dikenal dengan nama sepatu capung. Biasa digunakan saat pelajaran pendidikan jasmani kesehatan atau penjaskes di sekolah. Sepatu yang tenar pada tahun 1980 tersebut begitu serasi bila dipadupadankan dengan celana training klasik super pendek, ikat kepala, dan raket badminton.

Kini Dragonfly kembali menjadi incaran anak muda dan beberapa online shop maupun toko sepatu klasik menjualnya dengan kisaran harga antara Rp35.000 hingga Rp160.000.

Kodachi

Bentuk sepatu Kodachi mirip dengan Dragonfly namun memiliki performa fisik yang lebih kuat karena ada penambahan busa pada bagian bawah tumit kaki.

Awalnya Kodachi diproduksi di Jepang sekitar tahun 1980. Namun lambat laun ketenaran Kodachi tergeser brand terkenal asal Eropa dan Amerika sekitar tahun 1990. Sejak itu, salah satu produsen sepatu asal Indonesia mengambil alih proses produksi hingga kegiatan pemasaran Kodachi.

Kini harga Kodachi berkisar antara Rp45.000 hingga Rp165.000.

Loggo

“Loggo: Symbol of Generation.” Masih ingat dengan slogan itu? Jika merasa begitu familiar maka artinya kamu sudah seharusnya lulus kuliah dan menikah.

Loggo menyimpan kenangan tersendiri bagi generasi 90an, terutama iklannya yang dibintangi oleh beberapa artis cilik ternama seperti Marshanda hingga Dea Imut. Kedua artis tersebut kerap memberikan pesan moral akan nasionalisme dan mengucap jargon: “Yang jago, yaa Loggo.”

Baca Juga:  Jakarta Fashion Week 2020 Digelar Pertengahan Oktober Mendatang

Pro ATT

Anak sekolah dasar era 90an akan sangat percaya diri ketika berjalan menggunakan sepatu Pro ATT di jam istirahat kelas. Alasannya karena sepatu pro ATT bisa menyala ketika dipijak.

Aerodinamis dan modern adalah gambaran sederhana untuk desain sepatu Pro ATT yang didominasi oleh warna hitam tersebut.

New Era

Agnes Monica mungkin akan tertawa geli ketika melihat dirinya dengan ikatan rambut belah dua saat membintangi iklan sepatu New Era. “Ingat Agnes pasti ingat New Era.” Pesan tersebut disampaikan Agnes pada bagian akhir iklan dan benar saja karena para generasi 1990 akan dengan mudah mengingat New Era.

Terlepas dari Agnes namun nyatanya New Era memang membekas di setiap benak para remaja yang kini berusia antara 25 hingga 30 tahun.

Starmon

Sepatu Starmon menjadi incaran bukan hanya karena modelnya kontemporer namun juga giuran hadiah yang menyertainya. Tidak hanya dapat digunakan untuk upacara bendera merah putih di hari Senin karena desain yang variatif membuat Starmon dapat dikenakan untuk segala aktivitas dan suasana.

Selain Starmon terdapat beberapa merek lain yang begitu mengudara pada masanya seperti Homyped, Kasogi  dan Bubble Gummers.