fbpx
banner

Santamonica Kembali dengan Merilis Ulang ‘Curiouser and Curiouser’

20 Agustus 2020 | Musik
Santamonica

Mengikuti penyelaman mendalam ke dalam relung funky dari suara-suara psikis yang hilang dari tahun 60-an dan 70-an, label LaMunai di Jakarta telah menggali beberapa musik pop Indonesia yang luar biasa dari zaman yang lebih baru. Sekarang, label ini kembali menyerang dengan harta karun era musik milenial dari grup duo pop bernama Santamonica dengan merilis kembali album mereka yang mendapat pujian kritis mereka ‘Curiouser and Curiouser’ dalam edisi terbatas LP vinyl.

Santamonica dibentuk pada tahun 2003 oleh Joseph Saryuf (Iyub), yang baru saja kembali ke Jakarta dari Jerman, dan Anindita Saryuf, (saat itu Fashion Director ELLE Indonesia). Kecintaan mereka pada band serupa seperti My Bloody Valentine, Cocteau Twins, Air dan Slowdive memicu ide untuk menciptakan musik bersama. Anindita (yang baru tahu bahwa dia bisa menyanyi pada saat itu) secara mengejutkan melengkapi keahlian sonik Joseph yang cerdas dengan keterampilan menulis lagu yang canggih dan vokal menawan yang baru ditemukan.

Selama dua tahun merekam ‘Curiouser and Curiouser’, duo ini menciptakan campuran yang halus, retrofuturistik, ‘studio-oriented indie pop of the moment‘, meminjam unsur krautrock, sisi psikedelik yang lebih cantik, adegan Shibuya-kei Jepang yang efusif (pendahulu formal untuk begitu banyak J-pop sekarang).

Baca Juga:  Interview: Menyoal Ide Untuk Selalu Tumbuh dan Berkembang dari Erix Soekamti

Perilisan ulang album ‘Curiouser and Curiouser’ ini mencakup 10 lagu asli album, diikuti dengan delapan lagu baru (yang dirilis secara eksklusif di Jepang), dan remix baru Wanderlust – lagu ini bisa dibilang merupakan lagu andalan dari album asli, dan sebagai pernyataan musikalitas avant-garde Santamonica.