Qatar Airways Memperkenalkan Protokol Keselamatan Tambahan Sementara Bagi Penumpang dan Awak Kabin

20 Mei 2020 | Gaya Hidup
Qatar Airways

Qatar Airways telah meningkatkan protokol keselamatan bagi penumpang dan awak kabin. Maskapai menerapkan beberapa perubahan, termasuk memperkenalkan baju Alat Pelindung Diri (APD) untuk awak kabin pada saat terbang, juga pelayanan yang dimodifikasi untuk mengurangi interaksi antara penumpang dan awak kabin di pesawat. Awak kabin sudah menggunakan APD selama penerbangan sekitar 2 pekan, termasuk sarung tangan dan masker wajah.

Awak kabin akan menggunakan baju APD dibalik seragam mereka dengan tambahan kaca mata keselamatan, sarung tangan dan masker sebagai tambahan langkah-langkah higenitas yang sudah ada. Maskapai mengharuskan penumpang mulai Senin, 25 Mei, untuk mengenakan penutup wajah di dalam pesawat dan merekomendasikan orang-orang membawanya sendiri demi kecocokan dan kenyamanan.

Maskapai juga menerapkan beberapa tambahan langkah kesehatan dan keselamatan di pesawat, Makanan di Kelas Bisnis akan disajikan di nampan menggantikan penyajian di meja, dan peralatan makan dalam kemasan akan ditawarkan kepada penumpang sebagai alternatif dari peralatan makan individual. Sementara itu di Kelas Ekonomi, semua makanan dan peralatannya akan disajikan secara terbungkus rapat seperti biasanya. Sebagai tambahan, sebuah botol besar berisi hand sanitizer akan tersedia di lorong pesawat agar memudahkan penumpang dan awak kabin yang membutuhkan. Semua area umum di pesawat telah ditutup untuk memenuhi ukuran jarak sosial.

Penumpang yang terbang di Kelas Bisnis dapat menikmati privasi lebih yang diberikan oleh Qsuite termasuk partisi geser pribadi serta pintu yang tertutup rapat menghasilkan tempat perlindungan pribadi. Para penumpang juga dapat memilih indikator “Do Not Disturb (DND)” atau “Jangan diganggu” pada suite pribadi mereka, sekiranya mereka memilih untuk membatasi interaksi dengan awak kabin.

Pesawat Qatar Airways memiliki fitur yang sangat canggih dalam hal sistem filtrasi udara, dilengkapi dengan filter industrial HEPA yang dapat menghilangkan 99,97% virus dan bakteri dari sirkulasi ulang udara yang mungkin terkontaminasi, memberikan proteksi paling efektif terhadap infeksi. Kain serta selimut yang terdapat di pesawat dicuci dan dikeringkan serta ditekan dengan temperatur panas yang membunuh microbial, sementara itu busa headset dikeluarkan dan disanitasi secara ketat setiap setelah penerbangan. Peralatan-peralatan tersebut kemudian di bungkus kedalam kemasan individual oleh karyawan kami dengan menggunakan sarung tangan higienis sekali pakai.

Awak kabin telah menerima pelatihan bagaimana cara meminimalisir kemungkinan mereka untuk terjangkit atau menyebarkan infeksi. Mereka discreening secara termal sebelum keberangkatan serta saat tiba dari penerbangan, dan mereka di karantina serta di tes apabila kolega atau penumpang di pesawat menunjukkan gejala infeksi atau positif dari tes virus.

Sebagai tambahan, Qatar Airways telah mengubah pembagian awak kabin dalam penerbangan, membagi dua kelompok untuk penerbangan jarak pendek dan penerbangan jarak sedang – kelompok pertama mengatur perjalanan keberangkatan, kelompok kedua mengatur perjalanan kedatangan. Untuk penerbangan jarak jauh, awak kabin yang harus menginap di kota lain hanya dapat melakukan perjalanan dengan transportasi yang disetujui oleh Qatar Airways dan harus tetap berada di kamar mereka, membatasi interaksi dengan orang lain.