fbpx
banner

Perlunya Pendidikan Mengenai Protokol Berlalu Lintas di Indonesia

2 Oktober 2020 | Gaya Hidup
Perlunya Pendidikan Mengenai Protokol Berlalu Lintas di Indonesia

Seperti dilansir liputan6.com, tercatat pada tahun 2018 terdapat 1.617.566 jumlah pelanggaran yang dilakukan pengendara di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Angka tersebut meningkat sekitar 24,13% dari tahun sebelumnya (tahun 2017) yang mencatatkan angka 1.303.157 pelanggaran. Mayoritas pelanggaran tersebut didominasi oleh pelanggaran rambu lalu lintas, melawan arah, tidak mengenakan helm, menerobos lampu merah, dan sebagainya.

Tingginya tingkat pelanggaran lalu lintas ini dinilai karena kurangnya kesadaran dan pendidikan akan tata cara tertib berlalu lintas bagi para pengendara. Hal ini dikarenakan lebih banyak masyarakat yang lebih memilih untuk belajar mengemudi kendaraan bermotor tanpa adanya bimbingan dari pihak yang berkompeten. Hal ini tentunya berdampak pada lahirnya individu yang hanya sekedar bisa mengemudi, namun tidak paham tentang aturan dan tata tertib berlalu lintas.

Rendahnya pemahaman pengemudi kendaraan bermotor akan tata tertib lalu lintas dapat merugikan pengemudi tersebut maupun pengguna jalan lainnya. Hal ini tentu tidak dapat kita anggap remeh. Kerugian yang dapat ditimbulkan, mencakup banyak bidang. Kerugian ekonomi yang dapat dirasakan contohnya seperti angkutan umum yang berhenti tidak pada tempatnya sehingga mengakibatkan kemacetan dan merugikan pengguna jalan lainnya, atau bahkan kerugian yang dapat menyebabkan kehilangan nyawa akibat menerobos lampu merah ataupun mengemudi melawan arah yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan data dari Polri seperti yang dilansir oleh kompas.com, terdapat 107.500 peristiwa kecelakaan lalu lintas pada 2019, meningkat 3.6% dari 103.672 peristiwa pada tahun 2018.

Baca Juga:  All New Shadow Memimpin Tren Terbaru Bersama Women’s Air Force 1s

Mengutip salah satu semboyang dari Ki Hajar Dewantara sebagai pelopor pendidikan Indonesia, “Ing ngarsa sung tulada” yang artinya Di depan memberikan contoh. Untuk itu, Mentari Prima Persada sebagai sekolah mengemudi kendaraan bermotor menawarkan pembinaan dan pelatihan tentang cara mengemudi yang baik dan benar. Sekolah mengemudi ini tidak hanya melatih calon pengemudi baru agar dapat mengemudikan kendaraan dengan baik, namun juga memberikan pendidikan tentang tata tertib berlalu lintas yang benar.