fbpx

Pameran Seni Rupa ARTJOG 2021 Telah Dibuka

16 Juli 2021 | Seni

ARTJOG,  festival tahunan seni rupa terbesar Indonesia kembali hadir di tahun ini. ARTJOG 2021 akan diselenggarakan di Jogja National Museum (JNM) pada 8 Juli hingga 31 Agustus 2021.

Direktur ARTJOG Heri Pemad mengungkapkan usai perhelatan ARTJOG Resilience yang merespon situasi pandemik di tahun 2020, ARTJOG kali ini berupaya kembali ke skema kuratorial yang telah mereka canangkan sejak 2018. Meneruskan edisi kedua dari trilogi pameran arts in common, festival edisi tahun ini dibingkai dengan tajuk Time (to) Wonder.

““ARTJOG ingin tetap konsisten memberikan kontribusi dengan menyediakan ruang presentasi untuk eksplorasi artistik para seniman kontemporer. Seri pameran Arts in Common ini telah kami persiapkan sejak lama. Dan para seniman yang terlibat dalam Time (to) Wonder tahun ini adalah mereka yang sudah kami undang sejak Desember 2019,” ungkapnya pada Kamis (1/7/2021) dikutip dari IDN Times.

Heri menjelaskan, ARTJOG kali ini akan mengangkat ihwal ‘waktu’ sebagai konsep kunci, di mana akan ada 41 seniman, baik perorangan maupun kelompok dari berbagai wilayah di Indonesia yang akan menampilkan karya-karya mutakhirnya.

Baca Juga:  Karya Terakhir Basquiat Dilelang

Menurut Heri gagasan resiliensi yang diambil merupakan penyuntik semangat bagi semua orang agar dapat bertahan, bahkan bangkit di kala krisis. Dia menjelaskan, penyelenggaraan ARTJOG Resilience pada 2020 silam menjadi pembelajaran yang sangat berharga dalam karirnya sebagai direktur sebuah festival.

Gading Paksi, Manajemen ARTJOG mengungkapkan, untuk launching ARTJOG dilakukan pada 8 Juli 2021 sore secara daring. Menurutnya, festival ARTJOG tahun ini juga akan disesuaikan dengan prosedur dari pemerintah.

Berkaitan dengan aturan PPKM Darurat, Gading menjelaskan selama pelaksanaan tanggal 8-20 Juli 2021, ARTJOG akan diformat secara daring bagi publik. 

“Kami akan memindahkan pameran ke dunia maya dulu, sama seperti yang kami lakukan kemarin, melalui beberapa program agar publik bisa menikmati di rentan tersebut. Jadwal nanti pasti sudah bisa akses beberapa waktu lagi, diumumkan lewat media sosial,” terangnya.

Gading menjelaskan, ketika nanti situasi sudah kondusif, maka pihaknya akan membuka festival bagi publik dengan hanya membatasi 350 orang. Bagi warga yang berasal dari luar kota diminta untuk membawa surat keterangan bebas COVID-19 yang berlaku sesuai ketentuan pemerintah.

Baca Juga:  Maurizio Cattelan, Sosok Seniman Kontroversial Dibalik Instalasi Pisang Termahal di Dunia

“Harga tiket masih sama Rp100 ribu. Sampai detik ini kami masih harus ngobrol dengan pemerintah terkait, mungkin akan terjadi banyak perubahan. Tapi kami siap semendadak apapun,” jelasnya.

Nantinya selain program pameran, ARTJOG juga menghadirkan program edukasi seperti Young Artist Award (yang sempat absen di tahun lalu), Exhibition Tour dan Meet the Artist, Expanded ARTJOG. Nantinya akan ada program pertunjukan yang dijadwalkan setiap akhir pekan untuk mempresentasikan beragam karya musik, teater, tari kontemporer dan performance art.

Program lainnya, ARTCARE yang awalnya sebagai salah satu wujud kontribusi seniman dan pegiat seni bagi kemanusiaan, kini meningkatkan kualitasnya agar bisa memberi dampak yang lebih luas pada ekosistem seni.

“Tahun pertama pandemik COVID-19, telah mengajarkan praktik pengelolaan festival seni rupa yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan preventif terhadap risiko keselamatan dan kesehatan,” paparnya.