fbpx
banner

Netflix Hentikan Produksi Konten LGBTQ

3 Agustus 2020 | Film
Netflix Hentikan Produksi Konten LGBTQ

Netflix, layanan film streaming memang dikenal cukup terbuka dalam menampilkan karakter LGBTQ di banyak serial TV dan filmnya, kini menghentikan produksi film Turki berkarakter gay, If Only, atas desakan pemerintah negara tersebut.

Ini bukan pertama kalinya Netflix tunduk terhadap tekanan otoritas yang diskriminatif dan disinyalir membungkam kebebasan berekspresi. Sebelumnya, salah satu episode Patriot Act With Hasan Minhaj yang menyinggung soal pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi dan mengkritik pemerintahan Arab Saudi juga diturunkan Netflix atas permintaan negara tersebut.

Pemerintah Saudi menuduh acara Minhaj telah melanggar hukum siber negara itu, yaitu pelarangan atas aktivitas “produksi, persiapan, transmisi, atau penyimpanan materi yang melanggar ketertiban umum, nilai-nilai agama, moral publik, dan privasi online.”

Dikutip dari Asumsi, Co-CEO Netflix, Reed Hastings, menuturkan bahwa pihaknya tak merasa bersalah atas pencabutan episode tersebut, sebab pihaknya “bukan sedang berjuang membela kebenaran dari yang berkuasa”, tetapi semata-mata “ingin menghibur”.

Sebelum mematuhi permintaan Arab Saudi, Netflix juga sempat mencabut lima film dari Singapura dan satu film dari Jerman atas permintaan pemerintah setempat. Pengamat budaya dan politik di Arab Saudi, Ursula Lindsey, menilai kebijakan ini telah membuat Netflix “ikut mendukung upaya penyensoran besar-besaran pemerintah yang telah lama dialami para seniman, aktor, jurnalis, dan warga negara Timur Tengah.

Baca Juga:  Lukman Sardi: Industri Film Indonesia Mulai Beradaptasi di Tengah Pandemi

Di Indonesia sendiri, Telkom yang sudah tidak memblokir Netflix sempat mengajukan syarat agar Netflix menyetujui kebijakan penangguhan konten atau take down policy sebelum pihaknya dapat membuka blokir. Telkom juga meminta agar Netflix mau mematuhi aturan yang berlaku di Indonesia.

Selama ini Netflix dikenal sebagai platform streaming yang paling menjunjung tinggi keberagaman. Layanan ini tak segan untuk menampilkan karakter-karakter LGBTQ, baik di film yang mereka produksi sendiri maupun yang hanya mereka tayangkan. Laporan GLAAD sepanjang 2018-2019 pun menemukan bahwa Netflix jadi platfrom streaming dengan jumlah karakter LGBTQ paling banyak. Netflix pun berkontribusi dalam terciptanya 75 karakter LGBTQ baru di serial TV sepanjang 2018-2019.