fbpx

Mango Meluncurkan “Urban Essentials”: Pakaian Utama, Desain Timeless, dan Berkualitas Tinggi, Cocok untuk Segala Musim

19 November 2020 | Gaya Hidup
MANGO Urban Essentials

MANGO meluncurkan koleksi baru bertajuk “Urban Essentials” dengan tema kontemporer yang terdiri dari pakaian-pakaian esensial untuk melengkapi koleksimu. Gaya yang tidak terlalu formal dan fleksibel cocok untuk berbagai aktivitas. Desain pakaian yang tidak akan ketinggalan jaman (timeless) dan bahan kain berkualitas juga menjadikan koleksi ini andalan untuk segala musim.

Dalam mengusung tema “Urban Essentials”, MANGO melibatkan model-model seperti Kaya Wilkins, Oumie Jammeh, dan Kit Butler. Berlatarkan jalanan kota, para model memperlihatkan bagaimana gaya pakaian unik dan kontemporer dalam koleksi ini berpadu dengan latar area urban. Kaya Wilkins, Oumie Jammeh, dan Kit Butler telah menjadi bagian dari komunitas MANGO selama beberapa bulan terakhir. Ketiganya juga telah berpartisipasi dalam berbagai kolaborasi, seperti Shared Moments AW19 dan SS20, Intimate Dinner 2019, dan Life in Bloom 2020. Bekerja bersama mereka membuat MANGO semakin menghargai pentingnya memperkuat kebersamaan, kepercayaan, kedekatan, serta semangat berkomunitas, yang juga adalah nilai-nilai yang mendefinisikan MANGO sebagai brand.

Koleksi “Urban Essentials” terdiri dari pakaian bergaya urban dan streetwear atau busana kasual yang diperuntukkan bagi perempuan bagian dari komunitas MANGO, yang berkarakteristik autentik, mandiri, aktif, dan feminin. Gaya kontemporer yang tak akan ketinggalan jaman terwujud dalam koleksi pakaian dengan sentuhan kasual. Memahami konsep femininitas masa kini, koleksi ini dipersembahkan untuk para perempuan modern yang percaya diri dan ekspresif dalam mengeksplorasi gaya berpakaian. Jenis pakaian yang bervolume seperti pakaian rajut dan gaya berlapis (layered) memberikan kesan kekinian tanpa mengabaikan kenyamanan. Mengeksplor gaya adalah kuncinya, seperti dengan mengkombinasikan jeans ketat dengan blazer atau celana lebar dengan jas oversized.

Untuk memberi tekstur, koleksi ini juga hadir dengan baju poplin, rajut, dan jas panjang atau structured coat. Kain Herringbone, Prince of Wales, serat wol tweed, hingga rajutan bouclé… kain-kain wol klasik menjadi bahan utama jaket pendek tanpa kerah serta jas panjang dan lebar: tekstur tambahan untuk menyempurnakan gaya. Pilihan warna netral dan mudah dipadukan, seperti abu-abu dan putih, tanpa corak, memberikan nuansa minimalis pada koleksi ini. Sneakers dan sepatu hak pendek sebagai aksesoris utama serta aksesoris lainnya seperti sabuk, sepatu boots, menjadi sentuhan unik yang menonjol dan berkarakter.

Baca Juga:  Yang Perlu Diketahui Tentang Film Nike “You Can’t Stop Us”

Pakaian lelaki diperuntukkan bagi pria yang tidak hanya profesional, berpandangan terbuka, kontemporer, kosmopolit, dan sadar lingkungan, tetapi juga dapat mengapresiasi kain dan pakaian berkualitas. Gaya modern dengan desain fit, serta jas panjang dengan jaket corduroy trucker serta baju berbahan kulit menjadi pilihan utama. Koleksi lain meliputi kaos kasual dengan jas slim suit, serta kaos poplin dan satin. Sweater kerah gulung (roll neck) dengan warna hitam dan putih juga menjadi pilihan yang esensial untuk dimiliki musim ini. Warna hitam, abu-abu tua, camel, dan ecru menjadi skema warna utama. Corak utama dalam koleksi ini adalah aksen English check, sedangkan tekstur utamanya adalah motif houndstooth.