fbpx

LAIN Merilis Ulang Album Perdana Mereka “Djakarta Goodbye”

18 Oktober 2020 | Musik
LAIN Merilis Ulang Album Perdana Mereka "Djakarta Goodbye"

LAIN, kolektif musik asal Jakarta yang terbentuk awal 2000 ini merilis ulang album yang menjadi tonggak kancah independen di Jakarta. “Djakarta Goodbye” adalah album pertama (dan satu-satunya) dari Kolektif ini, sebelum para personilnya menjalankan proyek musiknya masing-masing. Album “Djakarta Goodbye” kini tersedia di seluruh platform streaming mulai 15 Oktober 2020.

Berawal dari teman di satu sekolah yang sama, Zeke Khaseli, Iman Fattah, Aghi Narottama, dan Bemby Gusti berkumpul dan nge-jam di rumah Zeke pada tahun 2000. Dalam waktu kurang lebih satu minggu, mereka menghasilkan 11 lagu dan terbentuklah LAIN, yang namanya diambil dari tokoh kartun anime Jepang favorit mereka. Proses album kemudian dilanjutkan dengan melakukan rekaman di King Olaf Records di Seattle, dan merilis Album “Djakarta Goodbye” dalam format CD di sana. Dalam Proses rekaman Album ini, LAIN dibantu oleh Arie Gusti (Kakak Bemby Gusti) pada gitar. Lalu Pada tahun 2003, Album ini juga dirilis dalam format kaset oleh Surgery Records, di Bandung, Indonesia. LAIN bukan proyek atau band yang sering mengisi panggung-panggung musik pada era awal 2000-an akibat kesibukan para personilnya, berikut jarak dan domisili yang juga memisahkan mereka saat itu.

LAIN merilis video musik “Train Song” yang dibuat oleh The Jadugar (Anggun Priambodo dan Henry Foundation) pada tahun 2003. Video ini masuk dalam rotasi tayang MTV Indonesia, dan dinominasikan dalam 2 kategori yaitu “Best Video of The Year” dan “Best Director – The Jadugar” yang memenangkan kategori tersebut.

Baca Juga:  Bersama Sheryl Sheinafia, Petra Sihombing lanjutkan Produktifitas Lewat "Astrologi"

Setelah semua personil kembali ke Indonesia, masing-masing membentuk proyek musik yg berbeda-beda. Bemby Gusti dan Aghi Narottama membentuk rumah produksi musik yang fokus mengerjakan produksi iklan dan film bernama rooftopsound. Bemby membentuk band SORE, kemudian Aghi membentuk Ape On the Roof, Lalu Zeke Khaseli dan Iman Fattah membentuk Zeke and The Popo. Walaupun berkarir di proyek musik yang berbeda-beda, mereka meyakini bahwa LAIN-lah yang menjadi “pembuka jalan” untuk karir musik mereka hingga saat ini.