fbpx
banner

KRANS Berbicara Tentang Disinformasi di “Ruang Tengah”

4 Maret 2020 | Musik

Setelah merilis single pertamanya “Dalam Diam” pada September 2019 yang lalu, KRANS grup musik asal Yogyakarta yang terdiri dari Shofa Aditama dan Saga Satria kembali meluncurkan lagu secara digital. Satu lagu yang berjudul “Ruang Tengah” telah dirilis pada tanggal 21 Februari 2020 yang lalu.

Disinformasi yang kini sudah menjadi konsumsi warganet menjadi hal yang “dianggap” lumrah. Berita tanda tanya yang dipertanyakan sumbernya menjadi mudah dibagikan kepada sesama warganet. KRANS yang juga resah dengan fenomena berita hoax tersebut mengambil tindakan dengan merilis lagu “Ruang Tengah” dikutip dari siaran pers.

“Bentuk kekhawatiran ini karena kita telah beranggapan bahwa banyak peristiwa mudah dikemas rancu yang menyebabkan ricuh” ucap Saga (bassis). Juga pihak yang tidak bertanggung jawab dengan menyebarkan bahan adu domba. Sehingga warganet juga mudah terprovokasi dan kemarahannya terbeli.

Shofa Aditama (vokalis) berpendapat, “Ini sebagai batas pengingat apakah demokrasi itu, bebas berpendapat atau bebas membenci?”. Seakan semuanya seenaknya sendiri ketika menyuarakan pendapat dengan dalih negara kita negara demokrasi. Demokrasi tidak melarang untuk berpendapat, namun demokrasi yang baik adalah demokrasi yang memanusiakan manusia.

Baca Juga:  Karena Corona, Chungha Batal Tampil di Jakarta

Berkolaborasi dengan Anshar Aziz Machmuda sebagai produser sejak rilisan pertama, serta kali ini mempercayakan Vicky Unggul Bramantyo untuk memberikan sentuhan akhir di Ruang Tengah. Foto artwork di Ruang Tengah adalah foto yang diambil Yusuf  Mustakim dari kerusuhan pada tahun 2019 di depan gedung pusat Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU).