fbpx
banner

Kiat Produktif Saat WFH

16 Maret 2020 | Gaya Hidup

Virus Corona atau COVID-19 saat ini telah ditetapkan menjadi pandemi oleh pemerintah Indonesia. Angka kasusnya kian bertambah setiap harinya, menyebabkan pemerintah di beberapa negara mengeluarkan beberapa peraturan sementara untuk menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakatnya. Salah satunya adalah imbauan social distancing dan bekerja dari rumah dan peraturan tersebut rupanya turut diterapkan beberapa perusahaan di Indonesia.

Work from home (WFH) atau bekerja dari rumah terdengar lebih menyenangkan! Namun faktanya, bekerja dengan kondisi seperti ini membutuhkan sikap disiplin lebih tinggi dan manajemen waktu yang sangat baik. Sebagian orang enggan bekerja dari rumah karena membuat mereka menjadi lebih malas atau sulit berkonsentrasi.

Dilansir dari Business Insider, para spesialis karier memiliki beberapa informasi kemampuan dan sikap yang dapat mendukungmu untuk bekerja secara profesional dari rumah. Apa saja?

1. Memprioritaskan komunikasi yang jelas ketika berkirim e-mail dengan rekan kerja

Ketika bekerja dari rumah, pegawai harus mengerti pentingnya berkomunikasi secara jelas dengan rekan tim melalui media apa pun itu. Saat bekerja di kantor, komunikasi dapat berjalan lebih efektif karena kamu dapat mengobrol langsung dengan orang yang dituju. Namun saat bekerja dari rumah, kamu harus berkomunikasi melalui e-mail atau telepon untuk koordinasi. Karena itu, selalu menuliskan sesuatu dengan penjabaran lengkap dan jelas.

2. Tetap menjalankan rutinitas pagi

Jika sulit bangun pagi, sangat disarankan untuk memiliki rutintas pagi, seperti olahraga atau mandi. Nah, manfaat baik bekerja dari rumah adalah, kamu nggak perlu melakukan rutinitas pagimu sepenuhnya, seperti harus memilih pakaian kerja atau menggunakan riasan. Namun, penampilanmu dapat memberi pengaruh pada perasaanmu, dan tanpa rutinitas pagi itu, pikiranmu akan sulit untuk terjaga dan bekerja. Jadi sekalipun nggak ke kantor, tetap usahakan untuk menjalankan rutinitas pagimu sebagai bentuk mengawali hari yang baik dan mempersiapkan pikiranmu menjadi “mode bekerja”.

Baca Juga:  ZALORA Fashion Festival Dihadiri Seluruh Jaringan Influencer

3. Memaksimalkan aplikasi untuk mengelola pekerjaan dan meningkatkan produktivitas

Salah satu kualitas dari pegawai yang sukses bekerja dari rumah adalah, kemampuan mengelola atau organisasi yang baik. Dengan fleksibilitas yang meningkat dan struktur yang berkurang, penting untuk tetap teratur. Para spesialis karier mengatakan kalau aplikasi terbaik yang perlu kamu gunakan adalah kalendermu.

Atur jadwal kerja pada kalendermu, termasuk waktu istirahatmu. Penting untuk meluangkan waktu istirahat, meskipun kamu kerja dari rumah. Sebab, bisa saja kamu terjebak dalam conference call meeting yang tidak berujung. Selain itu, kamu menjaga waktu kerjamu tetap produktif.

4. Menemukan atau membuat ruang khusus untuk bekerja

Entah itu sebuah ruangan, entah itu hanya kamarmu, temukan ruang kerjamu di dalam rumah. Dengan begitu, kamu nggak perlu membersihkan seluruh rumah untuk terlihat seperti ruangan profesional. Membuat ruangan khusus bekerja ini membantu membangun konsentrasi tubuh untuk fokus bekerja, serta menunjukkan pada orang-orang di rumah kalau kamu memang sedang bekerja. Jangan lupa untuk memiliki perlengkapan yang mendukungmu bekerja, seperti fasilitas internet dan laptop.

5. Menghindari analisis tanda sosial berlebihan saat berkomunikasi dengan tim

Para spesialis karier mengatakan, ketika bekerja di luar kantor, artinya kamu akan sulit membaca bahasa tubuh saat berkomunikasi dengan seseorang, dan sedikit obrolan santai untuk memperkuat hubungan kerja. Namun jangan khawatir, selalu berpikir positif dan menganggap yang terbaik dari rekan kerjamu. Jangan sampai sedikit kesalahan dapat membuatmu menjadi emosional dan marah pada rekan kerja. 

Sebaliknya, anggap kamu dan semua orang dalam tim bekerja dengan maksimal, namun kesalahan bisa saja terjadi. Itu saja. Dengan cara berpikir seperti ini, dapat membantumu menghindari menyimpulkan sebelah pihak serta berfokus memperbaiki kesalahan tersebut dan belajar dari pengalaman yang ada.

Baca Juga:  Kenyamanan, Tren, dan Gaya, Menjadi Kesatuan Nyata dalam Nike Icon Clash

6. Memisahkan diri dari gangguan atau orang di sekitarmu saat bekerja

Distraksi adalah penghalang produktivitas terbesar saat bekerja di luar kantor. Jadi, sebisa mungkin untuk menghindarkan diri sendiri dari berbagai gangguan yang ada. Mulai dari smartphone-mu, media sosial, hingga anggota keluarga. Para spesialis karier berpendapat penting untuk mengingatkan keluarga kalau kamu berada di rumah bukan berarti memiliki banyak waktu luang untuk mengobrol santai. Jika merasa kehilangan konsentrasi, cari tahu hal yang mengganggumu dan temukan solusi terbaik sehingga kamu dapat bekerja kembali. Dengan begitu, kamu dapat memaksimalkan waktu kerja seperti saat berada di kantor dan dapat mematikan laptop tepat sesuai jam pulang kerja biasanya.

7. Mencari cara baru berkomunikasi dan bekerja, serta menyarankannya untuk meningkatkan produktivitas tim

Rekan kerja yang baik selalu berkembang dan memperkuat cara mereka bekerja. Baik itu mengganti medium tempat berkomunikasi, maupun mengembangkan cara baru melihat kemajuan kerja suatu projek, tim yang bekerja dari rumah dapat mengandalkan satu sama lain untuk mengatasi kelemahan dalam proses dan menyarankan suatu cara untuk memperkuatnya. Masing-masing orang memiliki keunikannya sendiri, dan penting bagi setiap orang untuk berbagai ketika melihat ada sesuatu yang perlu ditingkatkan.

8. Tetap fokus menyelesaikan tugas dan proyek terlepas dari perbedaan waktu atau jadwal

Ketika bekerja di luar kantor, sangat penting untuk menjadi proaktif agar pekerjaan atau proyek cepat selesai. Jika memiliki rekan tim yang tinggal di daerah dengan zona waktu berbeda, besar kemungkinan akan terjadi perbedaan waktu kerja dalam tim. Belum lagi kesalahpahaman kecil yang terjadi dalam komunikasi. Jadi, usahakan untuk tetap fokus pada pekerjaan atau projek sehingga semuanya tetap berjalan seperti biasanya.