fbpx
banner

Ketika Yesus Lahir di Tembok Perbatasan Israel

3 Januari 2020 | Seni

Menjelang Natal, seniman misterius Banksy kembali menyuguhkan karya seni bermuatan politik di Betlehem, kota kelahiran Yesus. Kali ini, ia membuat instalasi mengenai kelahiran Kristus, tapi dengan latar berbeda.

Diberi nama Scar of Bethlehem, instalasi itu memperlihatkan kelahiran Yesus di bawah tembok perbatasan Israel dengan Palestina.

Tampak lubang bekas peluru besar menembus dinding berwarna kelabu tersebut. Lubang peluru itu sendiri berbentuk seperti bintang, salah satu simbol ciri khas perayaan Natal.

Di tembok instalasi itu terlihat grafiti bertuliskan “cinta” dan “perdamaian” dalam bahasa Inggris dan Prancis. Di bagian depan instalasi, terdapat tiga hadiah besar terbungkus, layaknya persembahan tiga orang Majus bagi Yesus.

Karya ini dipajang di Walled Off Hotel, sebuah hotel di Palestina rancangan Banksy dan diisi dengan karya seninya. Sang manajer hotel, Wissam Salsaa, mengatakan bahwa Banksy baru saja mengirimkan karya tersebut.

“Banksy memiliki kontribusinya sendiri untuk Natal. Ini adalah cara yang bagus untuk mengemukakan kisah Betlehem, kisah Natal, dengan cara yang berbeda dan untuk membuat orang berpikir lebih banyak tentang bagaimana orang-orang Palestina hidup di Bethlehem,” kata Salsaa, dikutip dari AP.

Baca Juga:  Banksy Rilis Instalasi Gross Domestic Product di Croydon, Inggris

Sejak dibuka pada tahun 2017, hotel ini langsung menjadi daya tarik wisata yang populer. Salah satu kamar andalan mereka dikenal sebagai “Banksy’s Room”.

Di sana, para tamu dapat berbaring di tempat tidur king-size di bawah karya seni Banksy yang memperlihatkan seorang warga Palestina dan satu orang Israel sedang berperang bantal.

Israel sendiri mulai membangun tembok pembatas pada 2002, selama pemberontakan Palestina. Menurut Israel, tembok itu diperlukan untuk mencegah serangan, tetapi Palestina menganggap bangunan itu memisahkan mereka dari Yerusalem.

Banksy diyakini telah membuat beberapa karya di masa lalu di wilayah Palestina. Dalam satu karya, seniman yang menutup rapat identitas pribadinya itu menggambar mural seorang gadis ditarik ke atas oleh balon di tembok pemisah, menghadap ke hotel.

Baca Juga:  Yayasan Andy Warhol Berikan Hibah Untuk Proyek Seni

Ia juga diyakini pernah menyelinap ke Jalur Gaza untuk menggambar empat mural, salah satunya dilukis di atas sepotong bangunan yang hancur selama perang 2014 antara Israel dan Hamas. Mural itu menampilkan dewi Yunani, Niobe, yang meringkuk di antara puing-puing rumah hancur.