fbpx

Ini yang akan Terjadi Jika RUU Larangan Minuman Beralkohol Disahkan

16 November 2020 | Gaya Hidup
RUU Larangan Minuman Beralkohol

Di penghujung tahun 2020 ini, DPR dan Pemerintah telah menyepakati Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas, salah satunya adalah RUU Larangan Minuman Beralkohol.

Rancangan Undang-Undang Larangan Minuman Beralkohol ini membahas tentang larangan sampai pengawasan dalam kegiatan produksi, memasukkan, menyimpan, mengedarkan, sampai mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol.

Meskipun dengan adanya larangan ini turut mendukung perbaikan moral dan agama dari anak bangsa, ternyata banyak juga hal-hal yang dipandang merugikan jika RUU Larangan Minuman Beralkohol ini disahkan.

Jika dilihat dari data beberapa tahun lalu, pendapatan negara dari minuman beralkohol bisa dibilang tidak sedikit. Tahun 2014 mendapat Rp5,29 triliun, tahun 2015 mendapat Rp4,55 triliun, sampai tahun 2016 mendapat Rp5,30 triliun.

Tapi di tahun 2020, pendapatan cukai dari minuman alkohol menurun karena hanya mendapatkan Rp3,61 triliun. Angka tersebut turun sebanyak 23,02 persen di periode yang sama pada tahun sebelumnya. Padahal, tahun ini pemerintah memberikan target pendapatan negara dari minuman alkohol itu mencapai Rp7,1 triliun.

Baca Juga:  Superstrata Ion, Sepeda yang Diproduksi dengan Teknologi 3D Printing

Diluar itu, pihak Bea dan Cukai Kementerian Keuangan mengatakan bahwa pendapatan cukai dari minuman alkohol itu tidak terlalu signifikan. Pendapatannya masih tidak terlalu memberikan pengaruh dari cukai tembakau.

Meski pendapatan negara tidak terlalu berpengaruh jika RUU Larangan Minuman Beralkohol ini disahkan, ada masyarakat lokal yang mempertahankan kearifan lokal tiap daerahnya. Bahkan beberapa diantaranya menjadi sumber pendapatan utama mereka.

Di Bali, banyak masyarakat di sana yang kehidupan sehari-hari ditunjang dari produksi minuman beralkohol, yaitu menjadi produsen arak dan brem. Bali sendiri juga jadi pusat destinasi pariwisata dari dalam negeri dan mancanegara, dimana banyak dari turis yang berkunjung ke sana mengonsumsi alkohol.