fbpx
banner

Face Shield, Pelindung Wajah Yang Kini Kian Trendi

6 Agustus 2020 | Gaya Hidup
Face Shield

Layaknya masker, sejumlah orang melihat peluang untuk berkreasi melalui alat pelindung wajah atau face shield. Alat ini berupa material bening, seperti mika, yang menutupi area dahi hingga bawah dagu. Ada yang membuat pelindung wajah dengan pengait di kepala, tetapi ada juga yang dikaitkan dengan benda serupa rangka kacamata.

Penggunaan pelindung wajah sesuai dengan anjuran para ahli di dunia. Selain masker, pemakaian face shield sangat disarankan bagi orang yang bertemu dengan banyak orang, seperti petugas kasir dan resepsionis. Pelindung wajah menambah proteksi di wajah dari potensi penyebaran COVID-19.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 di Indonesia, Achmad Yurianto, pada pertengahan Juli mengatakan, tetesan (droplet) berukuran mikro bisa bertahan lama di udara sehingga berpotensi menyebarkan COVID-19 melalui udara. Ia menekankan bahwa pemakaian pelindung wajah harus disertai dengan masker.

Sementara itu, desainer New York Joe Doucet merancang pelindung muka yang tidak hanya menunjang aspek utilitas, tetapi juga venustas. Pelindung muka itu bisa digunakan layaknya memakai kacamata hitam.

Baca Juga:  Menyorot yang Terbaik dari Travel dengan Traveller Review Awards 2020

Pelindung muka rancangan Doucet melengkung seperti bentuk wajah manusia. Material yang digunakan transparan berupa polikarbonat. Bagian yang menghadap mata dibuat lebih gelap seperti kacamata hitam.

Mengutip Dezeen, Doucet merancang ini setelah memikirkan cara agar publik dapat mengadopsi kebutuhan baru yang tidak diinginkan. Kebutuhan yang dimaksud ialah alat pelindung diri (APD) guna mencegah COVID-19.

”Sampai vaksi dipastikan efektif dan dijadikan program imunisasi masal global, kita harus bisa mengintegrasikan prinsip jaga jarak dan penggunaan APD di kehidupan sehari-hari,” kata Doucet.

Doucet merancang pelindung wajah melalui program komputer untuk mendesain barang tiga dimensi. Kemampuan menggunakan program ini ia peroleh selama penutupan (lockdown). Ia menambahkan, ia sedang mencari jenama atau mitra untuk memproduksi pelindung wajah rancanganya.

face shield

Selain pelindung wajah, masker pun diminati dan digubah menjadi barang mode (fashion item).

Menurut laporan The Lyst Index, pada triwulan I-2020, masker keluaran jenama Off-White menjadi produk busana pria yang paling banyak dicari. Masker itu berwarna hitam dengan logo berupa panah di bagian depan. Masker tersebut bukan barang baru. Off-White merilis arrow mask pada Juni 2019.

Baca Juga:  Daftar Finalis Social Enterpreneur TOMMY HILFIGER Fashion Frontier Challenge

Harga satu masker adalah US$95 atau sekitar Rp1,3 juta. Menurut laman Off-White yang diakses Selasa (7/7/2020), harganya naik menjadi US$110 (Rp1,5 juta) dan telah habis terjual.