fbpx
banner

Eiko Ishioka dan Karya-Karya Surealisnya Yang Sensual

24 April 2020 | Seni
Eiko Ishioka

Kontributor: Annisa Ikhsania

Eiko Ishioka dikenal sebagai seorang desainer, art director, dan graphic designer yang memiliki berbagai macam rancangan unik dan khas. Ishioka diketahui memiliki cara tersendiri dalam mencuri perhatian melalui desain sensual dan surealis.

Lahir dan besar di Tokyo, Jepang, pada 12 Juli 1938, Ishioka dididik sebagai graphic designer yang kemudian menjadi salah satu art director kenamaan di Jepang. Darah seni mengalir deras dari kedua orang tuanya, sang ayah adalah seorang graphic designer. Lulus dari Tokyo National University of Fine Arts and Music, Ishioka pun menentukan jalan hidupnya untuk mengikuti jejak profesi sang ayah.

Tak lama saat lulus kuliah, Ishioka muda bergabung dengan sebuah produsen kecantikan Shiseido. Ia pun membuka perusahaan sendiri pada awal 1970-an.

Secara bertahap, Ishioka mulai melebarkan sayapnya. Melalui hasil karyanya dalam sebuah poster film berjudul “Apocalypse Now”, Francis Ford Coppola mengajak Ishioka berkolaborasi dalam film “Bram Stoker’s Dracula” pada tahun 1992. Rancangan Ishioka muncul dalam kostum berwarna merah yang berkilau dengan aksen kerutan dan membentuk seperti otot-otot terbuka, serta gaun pengantin bervolume yang dikenakan aktris Sadie Frost, dengan model kerah yang terinspirasi dari leher kadal.

Baca Juga:  Toko Buku Liong, Proyek Seni Kolaboratif Lintas Negara

Berkat tangan kreatifnya tersebut, ia pun dianugerahi penghargaan Academy Award untuk kategori desain kostum terbaik.

Eiko Ishioka

Ishioka juga dikenal sangat dekat dengan Tarsm Singh. Untuk kerja sama keduanya, Ishioka merancang kostum untuk empat film berbeda. Salah satunya adalah film ‘The Cell’ yang menghadirkan Jennifer Lopez.

Ia juga pernah memenangkan penghargaan Grammy Awards untuk rancangannya dalam album Miles Davis berjudul ‘Tutu’ pada tahun 1986. Dua nominasi Tony Award pun pernah diraihnya pada 1988 untuk karya desain panggung dan kostum dalam broadway berjudul ‘M. Butterfly’.

Selain itu, Ishioka juga diketahui merancang seragam untuk beberapa kontigen tim, yakni Swiss, Kanada, Jepang, dan Spanyol, di Olimpiade Musim Dingin 2002. Ia juga menjadi direktur kreatif rancangan kostum untuk upacara pembukaan Olimpiade Musim Panas Beijing 2008.

Ishioka sendiri telah tutup usia pada tahun 2012 silam akibat penyakit kanker pankreas yang menggerogotinya dalam usia 73 tahun.