fbpx
banner

Dibalik Gojek Yang Menjadi Super App Pertama di Indonesia

4 November 2019 | Gaya Hidup

Akhir-akhir ini mulai sering dibicarakan tentang Super App, dimana adalah sebuah aplikasi mobile yang berisikan beberapa aplikasi lain di dalamnya. Aplikasi tersebut menyediakan semua layanan dalam satu platform, yang artinya, pengguna tidak perlu pindah aplikasi untuk memesan hingga soal transaksi pembayarannya.

Saat ini di Indonesia ada aplikasi dengan jumlah pengguna yang besar mulai bergerak menjadi Super App, mulai dari Gojek, Grab, Tokopedia, Traveloka, Bukalapak dan lainnya. Semua aplikasi tersebut mulai memperkaya dengan menambah aplikasi-aplikasi di dalamnya.

Pelopor pertama Super App di Indonesia adalah Gojek. Inisiasi dimulai pada tahun 2015, yang semula hanya untuk tempat order ojek online dan terus berkembang menjadi ekosistem yang menghubungkan jutaan orang, pelanggan, mitra driver, merchant, serta penyedia layanan lainnya.

Satu hal utama yang menjadi pemicu untuk perkembangan Gojek adalah adanya GoPay sebagai platform pembayaran platform tersebut. Segala aplikasi yang berada dalam Super App Gojek dengan mudah dapat dilakukan monetizing dengan GoPay. Hingga saat ini , metode pembayaran dengan GoPay telah diterima kurang lebih 300 ribu merchant online dan offline sebagai alat pembayaran serta memproses Gross Transaction Value (GTV) sebesar kurang lebih 88 trilyun rupiah per setahun dengan mengguna aplikasi Gojek lebih dari 133 juta.

Baca Juga:  ZALORA Fashion Festival Dihadiri Seluruh Jaringan Influencer

Fakta-fakta yang menjadikan Gojek sebagai Super App yang pertama di Indonesia:

  • Sudah 4,1 miliar kilometer (km) total perjalanan layanan Go Ride, Go Car, dan Go Blue Bird setara dengan jelajah antariksa pulang-pergi dari bumi ke bulan. 
  • Sejak Januari sampai Desember 2018, total jarak tempuh mitra pesan-antar Go Food mencapai lebih 610 juta km. 
  • GoFood telah mengirimkan setidaknya 529 juta makanan dan minuman di seluruh Indonesia. 
  • Total jarak tempuh pengiriman Go Send juga mencapai 300 juta km. Angka ini bisa diibaratkan para jasa Go Send telah mengitari bumi hingga 26.000 kali.
  • Bahkan, uang tip yang diterima via Gopay yang disalurkan kepada para mitra pengemudi Gojek juga tidak sedikit, yakni Rp 105,15 miliar. 
  • Gojek pun telah mendonasikan dana digital mereka yang disalurkan melalui Go Pay sebesar Rp 4,8 miliar. 
  • Go Massage pada aplikasi Go Life, telah melayani pijatan 252 tahun. 
  • Jasa Go Clean telah melayani lebih dari 38 juta meter persegi ruangan yang telah dibersihkan. Angka bersih-bersih itu sama dengan 5.000 kali luas lapangan sepak bola internasional.
  • Layanan Go Auto telah menghemat lebih dari 8 juta liter air dari layanan cuci mobil waterless. Angka tersebut setara dengan 386 kali kolam renang Olimpiade hematnya.
Baca Juga:  Klaster Perkantoran Meningkat Pasca PSBB Transisi, Ini Tips Bekerja Aman ala HR

Kedepannya selain Gojek dan Grab, yang berpeluang besar menjadi Super App di Indonesia adalah Tokopedia. Banyak aplikasi yang ada di dalam Tokopedia, selain sebagai market place, Tokopedia merambah layanan top-up & tagihan, travel, entertainment, dan juga keuangan.