fbpx
banner

Daftar Harga Layanan Streaming Legal di Indonesia di era New Normal

28 Mei 2020 | Film
Layanan Streaming

Pandemi COVID-19 yang turut melanda Indonesia mengubah banyak hal. Salah satunya adalah kebiasaan mengakses¬†layanan streaming¬†sebagai sarana hiburan yang kini menjadi bagian dalam kehidupan ‘new normal‘.

Hal itu terlihat dari data JustWatch, salah satu layanan panduan streaming dengan 20 juta pengguna di 40 negara dalam lima tahun terakhir. Mereka mengumpulkan ratusan platform streaming dan memudahkan pengguna menonton film dan serial secara legal.

Mulai dari Netflix yang mengalami lonjakan pelayanan hingga 298 persen, Catchplay 358 persen, Viu 421 persen, hingga iflix 518 persen.

Lonjakan itu salah satunya berasal dari para pelanggan baru yang memilih layanan streaming legal sebagai hiburan kala pandemi, ketika bioskop ditutup, film baru dibatalkan, dan akses internet jadi lebih lama dibanding biasanya.

Dengan berlangganan layanan streaming legal yang biasanya mematok harga untuk periode tertentu, biaya yang dikeluarkan jelas bukan hanya uang untuk membeli kuota internet.

Menurut riset Media Partners Asia (MPA), Indonesia menjadi salah satu negara yang mengalami lonjakan streaming video hingga 60 persen dalam empat bulan terakhir, selain Malaysia, Filipina, dan Singapura.

Baca Juga:  Ketika Technicolor Membentuk Industri Film

“Dengan gangguan dan langkah-langkah lockdown yang diberlakukan selama pandemi COVID-19, total konsumsi mingguan streaming video online mencapai 58 miliar menit pada 11 April 2020 dibandingkan 36,4 miliar pada 20 Januari,” tulis laporan tersebut.

Dalam riset tersebut, MPA menyebutkan jumlah menit dan pelanggan Viu tergolong terus bertambah di kawasan Asia Tenggara yang sebagian besar disebabkan konten Korea.

Sementara itu, Netflix juga mendapatkan peningkatan pelanggan berkat konten Korea, anime, serta konten original dari Amerika Serikat dan Eropa.

Layanan Streaming