fbpx
banner

Cek COVID-19 Lewat Aplikasi Terbaru Apple

1 April 2020 | Gaya Hidup

Baru-baru ini Apple telah meluncurkan sebuah aplikasi baru yang bertujuan membantu orang-orang dalam mengecek apakah mereka aman dari COVID-19 atau tidak. Berita ini muncul tepat setelah mereka mengumumkan uji coba gratis selama 90 hari pada aplikasi editing yaitu Final Cut Pro X dan Logic Pro X. Dalam peluncurannya, Apple bekerja sama dengan Pemerintah AS untuk merilis aplikasi serta situs web yang akan mengarahkan pengguna ke panduan tentang penyakit yang disebabkan oleh virus corona ini. Kamu bisa mengunjunginya di situs https://www.apple.com/covid19.

Aplikasi baru ini akan berfokus pada banyak hal seputar COVID-19 yang akan memberikan rincian tentang penyakit ini bersama dengan instruksi sederhana dan komprehensif tentang kapan seseorang harus diuji atau mencari perawatan medis. Aplikasi yang akan tersedia di App Store dengan nama “COVID-19″ ini akan mengajukan berbagai pertanyaan untuk penilaian dasar, diikuti dengan serangkaian langkah yang disarankan tentang apakah seseorang harus diuji atau tidak yang sesuai anjuran CDC.

Pengguna dapat menerima jawaban seputar pertanyaan umum COVID–19. Termasuk siapa yang paling berisiko dan bagaimana mengenali gejalanya. Juga akan menjawab pertanyaan yang sering diajukan tentang penyakit virus corona dengan informasi resmi dari CDC (Centers for Disease Control).

Baca Juga:  Cara Mudah Mempromosikan Pariwisata di Kotamu Melalui TikTok

Selain itu, pengguna juga akan mendapat berbagai informasi terbaru dari CDC. Seperti cara yang baik dalam mencuci tangan, mendisinfeksi permukaan dan memantau gejala.  Lalu, Apple juga mencatat bahwa fitur Siri bagi pengguna di AS telah diberi kemampuan untuk menjawab berbagai pertanyaan seputar COVID–19.

Aplikasi ini dibuat untuk menjaga semua data pribadi pengguna agar aman. Aplikasi ini tidak memerlukan proses masuk dengan menggunakan ID Apple pengguna, dan respon dari para pengguna tidak akan disimpan ataupun dikirim kepada pihak Apple atau organisasi pemerintah mana pun.” Terang pihak Apple.

Apple turut mengatakan bahwa Screening Tool ini dirancang untuk menjadi sumber daya bagi individu dan tidak menggantikan instruksi dari penyedia layanan kesehatan atau panduan dari otoritas kesehatan terkait. Informasi yang sama juga akan tersedia di situs Apple  yang dapat diakses oleh para pengguna PC Windows, ponsel Android, dan perangkat non-Apple lainnya.