fbpx
banner

Ananda Badudu Rilis Single “Hiruplah Hidup”

24 April 2020 | Musik
Ananda Badudu

Penyanyi dan penulis lagu Ananda Badudu merilis sebuah single berjudul “Hiruplah Hidup”. Lagu itu menjadi penanda dimulainya perjalanan Ananda sebagai solois sekaligus mengakhiri masa hiatus penciptaan lagu di ranah pop yang terentang sampai empat tahun lamanya. Per tanggal 24 April 2020, lagu tersebut bisa diakses di kanal-kanal musik digital seperti Spotify, YouTube music, Deezer, Apple Music, iTunes, Tidal, Google Play, dll.

Hiruplah Hidup merupakan karya kolaborasi bersama musisi Gardika Gigih dan Indra Perkasa. Pada lagu ini, Gigih terlibat menulis lagu, membangun aransemen, dan mengisi bagian piano. Sementara Indra menebalkan aransemen dengan mengorkestrasi string, brass serta synthesizer. 

“’Hiruplah Hidup’ ini mula-mula terinspirasi dari lagu instrumental Gigih yang judulnya ‘Sudah dua Hari ini Mendung’. Saya suka sekali dengan melodi yang dia bikin dan rekam secara spontan. Ketika mendengarkan lagu itu, muncul ide-ide melodi vokal serta beberapa penggal lirik. Ide itu saya sampaikan pada Gigih, lalu dari sana kami mencoba membangun aransemen baru,” kata Ananda. “Setelah berproses sekian lama, sampai hitungan tahun, ditambah sentuhan akhir dari Indra, akhirnya jadi juga. Jadinya seperti inilah lagunya.”

Baca Juga:  We The Fest 2020 Batal Digelar karena Pandemi COVID-19

Ditanya soal makna di balik lagu, Ananda memilih untuk tak banyak memberi penjelasan, apalagi di awal-awal rilis. Ia khawatir jika inspirasi di balik lagu diceritakan, justru menghalangi proses pendengar menemukan makna bagi dirinya sendiri. “Ya didengarkan saja dulu, sehabis itu baru kita ngobrol kalau ada kesempatan, hehehe..,” katanya. Yang jelas, kata Ananda, lagu itu ia tulis dan selesaikan sebagai pengingat dan pemberi semangat menjalani hari di masa-masa sulit. 

“Seperti yang tertulis di dalam lagu: hiruplah hidup dan segala yang turut dibawanya serta mengarungi waktu,” ujar dia. 

Sebelum berkarya sebagai solois, Ananda Badudu lebih dulu dikenal sebagai gitaris dan vokalis Banda Neira. Sejak duo itu bubar pada 2016, Ananda belum pernah merilis karya bergenre pop lagi. Hanya ada satu lagu anomali karena keluar dari jalur pop yang selama ini ia jabani, yakni lagu rap ‘Pemakaman Harapan’ yang dirilis dengan moniker Gergasi. 

Baca Juga:  Ellie Goulding Akan Rilis Album Baru Tahun Ini

Dari segi teknis produksi, Ananda dibantu oleh label Sorge Records serta rekan-rekan lain yang telah bekerja sama sejak menggarap Banda Neira, di antaranya Adika Hernandi – yang juga menggarap video-video Daramuda; Rizzardi Badudu -videografer dan fotografer lepas; Febrian Moh – musisi asal Bantul yang juga dikenal dengan nama Layur; serta tim Sorge Records Eky Alkautsar dan Bimo Wicaksono.

Dalam menggarap materi-materi visual, Febrian memilih menjadikan laut dan bunga sebagai subjek utama. “Bunga mewakili banyak perasaan dan situasi kehidupan sih. Bisa senang, sedih, terang, gelap, warna murung kehidupan, bahkan kematian. Kalau laut itu ibarat dunia yang bisa naik-turun gelombang dan ombaknya. Bisa menenggelamkan, bisa juga menenangkan,” katanya. Tak berapa lama setelah merilis lagu, Ananda juga akan mengeluarkan video interpretasi visual yang sudah selesai digarap oleh Rizzardi. “Enggak berapa lama lagi bakal tayang,” kata Rizza.